Symphoni dhuha
Imam Ibnu Al Qayyim menjelaskan
seorang hamba selalu dalam keadaan bergerak, tidak berhenti. Dia dapat bergerak keatas ataupun ke bawah, kedepan ataupun kebelakang. dalam syariat tidak di kenal istilah " berhenti total"yang ada hanyalah perbedaan kecepatan dalam menempuh jalan ke surga atau ke neraka, ada yang cepat ada yang lambat, ada yang bergerak maju dan ada yang mundur. dalam menempuh jalan tersebut tidak ada seorang pun diantara manusia yang berhenti sama sekali. mereka hanya berbeda tujuan dan tingkat kecepatan.
Comments
Post a Comment